Pulang Kampung !!!


Pulang kampung...!” begitulah apa yang terlontar dari mulut Presiden AS Barack Obama saat mengunjungi Indonesia beberapa waktu yang lalu. Saat itu Obama berkunjung ke civitas akademika Universitas Indonesia dalam lawatannya setelah terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat. Obama memang akan selalu mengingat masa-masa kecilnya saat tinggal di negeri ini khususnya daerah tempat tinggalnya yaitu seputaran Menteng Jakarta Pusat.

Berbicara tentang pulang kampung tentunya adalah hal yang sangat menyenangkan. Baik yang pulang maupun yang akan dikunjungi. Namun kali ini ceritanya jauh dari menyenangkan dan boleh dikata sangat menyedihkan😦 Mengapa sangat menyedihkan? Bagaimana tidak menyedihkan kalau tim bulutangkis Thomas dan Uber Cup kita harus angkat koper lebih awal (babak perempatfinal) karena takluk dari negara yang sebenarnya lebih sering kita pecundangi yaitu Jepang. Baik tim Thomas maupun Uber sama-sama menderita kekalahan 2-3 dari lawan yang sama. Sungguh tragis sekali !!!😦

Ajang kejuaraan Piala Thomas dan Uber di China ini merupakan raihan terburuk dari tim Thomas Indonesia setelah kita terakhir merebutnya tahun 2002 silam. Sementara untuk tim Uber sendiri terakhir merebutnya pada tahun 1996 (udah lama juga yach :mrgreen:). Entah siapa yang harus bertanggungjawab terhadap prestasi buruk para pemain bulutangkis kita ini. Kalau menurut maestro bulutangkis kita -Rudy Hartono- seperti dilansir disini bahwa para pemain kita tidak fokus karena gaji dan bonus yang terlalu tinggi dan Rudy juga menyarankan PBSI untuk merasionalisasi gaji para pemainnya.

Aneh yach….udah gaji gede (tapi saya gag tahu nominalnya berapa :mrgreen:) terus diiming-imingi ama bonus yang gede pula tapi prestasinya malah melorot jauh dari ekspektasi kita😦

So…siapa yang salah? tanyakan aja ama rumput yang bergoyang😀

gambar dari sini

60 thoughts on “Pulang Kampung !!!

  1. yg lbh miris lg sebelumnya tim indonesia bersyukur karena tidak satu grup dngn china (berharap ketemu di final barangkali)…tp ternyata dengan tim jepang pun kita kalah..apakah dengan tidak ketemu china di awal2 penyisihan kita begitu meremehkan lawan selain china…? tanya kenapa😀

  2. hmm klo sampai Rudy Hartono komen gaji pemain kegedean, bisa jadi emang udah kegedean. biasalah, anak muda jaman sekarang kan maunya gaji gede, tapi kerjanya males.

    tapi, itu laga bultang kan bukan cuma masalah kerja ya, tapi kredibilitas mereka di mata dunia. klo juara itu, wlo pun atas nama Indonesia, bukannya nama individu mereka pun menjadi semakin tenar

    ahh … tau deh … saya sih emang mo pulkam juga mingdep tapi bukan karena menyerah di ibukota lho hehehe

    • pulkam-nya mb Niq tentunya beda kasusnya yach…
      hmmm…entah dimana nich yach akar masalah sebenarnya dari perbultang kita hingga sampai merosot begini…jangan sampai dech jadi terbenam
      padahal kalo mau disadari.. lagu Indonesia Raya selain sering diperdengarkan lewat kunjungan kenegaraan di negara lain juga hanya lewat olahraga bulutangkislah lagu kebangsaan kita ini membahana di penjuru dunia😦

    • iya nich..sptnya memang ada yang salah urus dech…negara kita khan banyak sekali orang yang gemar main bulutangkis..masak iya dari sekian ratus juta gag ada yang bisa disaring dan diangkat bakatnya🙂

  3. Menurutku justru kalahnya tim bulutangkis sekarang ini bisa dijadikan cambuk bagi semua pihak yang terlibat dalam pelatihan tim nasional maupun para atlet (baik dari Pelatnas maupun bukan) untuk membuka mata dan mengevaluasi diri deh; supaya ke depannya bisa merebut kembali masa jaya bulu tangkis Indonesia. Justru kalau kali ini menang terus, bakal terlena deh mereka; dan ‘kebobrokan’-nya ya akan eksis terus….🙂

  4. tak habis pikir aku tak percaya.. udah di gaji gede di iming imingni bonus gede lagi, eh prestasinya malah anjlok… satu kata “aneh..”

    carilah bibit bibit muda yang berbakat..

  5. aduh gan, emang sepertinya tidak hanya di bulutangkis deh kalah mulunya di ajang-ajang kompetisi yang lain juga selalu mengecewakan.
    Padahal kita berharap banyak kepada institusi yg menaungi setiap aktifitas tsb untk bisa membanggakan masyarakat, yah… mau gimana lagi toh.

    salam kenal dan salam persahabatan.
    ditunggu kunjungga baliknya yah Gan. Thanks.

  6. aku nge *like* postingan ini bukannya suka kalau tim bulutangkis Indonesia harus angkat koper lebih awal di babak perempat final lho , tapi sama musiknya , sudah beberapa kali ndengerin Greensleeves ini

  7. rumputnya sudah dibabas pendek om, jadi gk bisa bergoyang lagi.. hahahahahaa😛

    iyaa bener, kebanyakan gitu yaa.. kalo udah dapet gaji gede dengan segala tunjangan plus-plusnya, eee malah gk fokus mainnya.. *sok ngerti aja dhe😆

  8. Mungkin saja di masa mendatang saya yang akan mewakili indonesia dan sekaligus pulang kampung dalam waktu yang lama karena harus memenangkan sampai saat terakhir. hehe

  9. gak nyangka bgt tim thomas bisa klh sama jepang..indonesia yg dulu begitu ditakuti sluruh negara di cabor badminton skrg cuma jadi pupuk bawang,,,skrg mah setara sama jepang+thailand..mungkin yg bisa kita banggakan skrg cuma sejarahnya doank..

  10. kalau saya bilang pbsi kurang dalam mencari bibit yang potensial.kalau kita mengandalkan atlit yang ada saat ini sampe monyet bertelur bulutangkis kita nggak akan menang.coba liat dah berapa tahun bulu tangkis kita selalu gigit jari.padahal banyak atlit2 berbakat di daerah.mungkin mereka bisa di bina lebih baik lagi..

  11. Kalo ngomongin prestasi bulutangkis Indonesia yang baru lewat, saya suka bingung, Bens…kesannya kayak rantai makanan, ini salah karena itu, itu salah karna ini…ah, ah…smoga ke depannya bisa bagus lagi deh…
    *terus berharap*

JANGAN LUPA KOMENTARNYA YACH......!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s