KACAMATA-KU…!!!


Sejak tingkat awal perkuliahan, aku memang tidak pernah lepas dari kacamata. Kemana-mana aku selalu memakainya terlebih lagi bila hendak membaca sebuah buku ataupun media yang lainnya. Bahkan terkadang kalau kelupaan, tertidurpun aku masih memakainya! Hal seperti ini sering membuat bj-ku menjadi marah karena seringkali kacamata itu hampir tertindih badanku sendiri. Bisa terbayang mungkin kalau sampai kacamata itu patah akibat tertindih oleh badanku. Ini berarti aku sudah merobek-robek uang senilai Rp300.000-400.000…..terlalu bodoh rasanya untuk sebuah kebiasaan yang sebenarnya bisa aku hindari.

Seperti yang aku ceritakan dalam postingan disini, sekarang alhamdulillah aku sudah bisa ditemani oleh kacamataku dalam mengisi hari-hari dalam kehidupan ini. Aku sekarang menyadari betapa sangat berharga sekali indera penglihat ini. Terkadang aku membayangkan orang-orang yang diberi ujian didunia berupa mata yang tidak sempurna. Tentunya mereka tidak bisa melihat indahnya dunia ini. Mereka tidak bisa melihat ombak yang bergulung-gulung dilautan…tidak bisa melihat keindahan burung yang terbang melayang diudara…dan pastinya tidak bisa melihat senyum manis gadis pujaaannya.

Ya Rabb….terimakasih buat semua yang Engkau berikan !

38 thoughts on “KACAMATA-KU…!!!

  1. gan ada yang bilang kalau mata kita katainlah udah gak normal dan mengharuskan pake kacamata, kalau kacamata itu di pake terus menerus dalam beraktifitas kecuali tidur, katanya bisa menbuat mata normal kembali.
    betul begitu gan ??

  2. Haha, iya banget tuh. Kadang kalau udah saking terbiasanya pakai kacamata, ketika kita nggak pakai pun kadang rasanya masih pakai kacamata sehingga kadang refleks kita membuat gerakan membenarkan posisi kacamata (padahal kacamatanya lagi nggak dipakai), huahaha😆 *pengalaman pribadi* .

  3. aku dulu ngobrolngobrol sama dokter mata mas Ben, jaman masih rajin cekcek mata setiap 3bulan sekali
    jadi kata pak dokternya kacamata itu lensanya pertambahannya ada 0,25 makanya kalaupun mata kita berkurang minusnya 0,1 tetap aja ngga akan berubah lensa kacamatanya. begitu juga kalau minusnya bertambah 0,1 yang ada kita harus mengganti lensa kacamata sebanyak 0,25. garagara tahu hal itu, aku jadi ngga pernah periksa dan ganti kacamata secara rutin lagi. ya serem aja gituh misal matanya sebenernya cuma minus 0.3 tapi karena ngga ada lensa tersebut jadilah kita pakainya yang 0,5
    sekarang pun aku cuma pakai kacamata di saatsaat yang dibutuhkan, yaitu ketika kepala mulai pusing dipakai untuk membaca, dan saat tulisan mulai tampak kabur dipandang😀 selama belum merasakan dua hal itu, anteng ajaaa tanpa kacamata huehehehehe

    • ohh jadi sebenarnya kamu juga dah pake kacamata ya Tiesa…🙂
      mungkin kamu msh murni minusnya sedangkan kalo aku udah silinder jadi kalo dilepas suka pusing😦
      kemarin2 mmg aku gag nyaman sekali karena mmg pandangan agak berbeda sekali…ternyata eh ternyata bener juga minusnya nambah lagi😦
      sekarang aku mmg harus pandai2 nich membatasi mainnya di kompi…tapi susah juga ya kalo dah hobby..🙂

  4. Seharusnya saya berkacamata sejak SMA, tapi saya lepas… Sekarang sudah sekitar enam tahun, atau tujuh tahun, ya… saya nggak pakai lagi (malas), kenyataannya adalah minus saya bertambah parah tapi saya tetap merasa nyaman… (jangan didengar)

  5. saya dulu beranggapan bahwa orang berkacamata itu nampak pinter dan keren
    hahaha….

    alhamdulillah, mata saya masih sehat tanpa perlu kacamata
    meski ibu saya pengin banget anaknya pke kacamata #eh

JANGAN LUPA KOMENTARNYA YACH......!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s