“Meja Kerjaku”


Disaat orang-orang asyik duduk manis di meja kerjanya dengan segala fasilitas mewah yang ada didalamnya (ruang ber-AC dan orang-orang yang necis dengan pakaiannya, sayapun tak mau kalah dengan mereka. Saya duduk manis (benar-benar duduk manis dibawah lantai… :lol:) di tokoku yang tidaklah begitu besar. Namun walaupun tidak begitu besar barang-barang yang dijokul didalamnya lumayan lengkap lho... πŸ™‚ Kita sebut saja dari obat-obatan, ATK (alat tulis kantor), kopi, gula, beras, shampoo, serta tak ketinggalan juga (sorry ya…pembalut dengan berbagai model ;-)) dan masih banyak yang lainnya lagi tentunya.

Setelah resign dari pekerjaan terakhir karena berbagai alasan akhirnya saya buka toko (biar gag terlalu dibilang pengangguran… :mrgreen:) disuatu perumahan yang asri (gimana gag asri…orang emang tinggal di kampung :-D) dimana saya dan belahan jiwa mengisi hari demi harinya….#tsaahh. Ada keunikan tersendiri dari toko saya karena mempunyai jadwal yang tidak dipunyai oleh toko-toko sejenis lainnya. Ya…saya menerapkan “buka tutup” pada toko saya, dimana pada jam 11.30 biasanya saya sudah siap-siap untuk menutup toko karena saya harus sholat dan makan tentunya. Saya buka-buka lagi biasanya jam 1.30-an hingga nanti berakhir pada pukul 9.30 malam. Oh ya..ada juga keunikan yang lainnya lagi yaitu pada hari minggu saya biasanya buka siang (soalnya biasa main sepedahan dulu). Alhasil dari segala keunikan ini toko saya mengalami defisit pelanggan yang cukup signifikan sekali dan tentunya berimbas kepada BEP (break event point) yang sulit diraih….hehehe :mrgreen:

Beruntung sekali saya karena disaat-saat menunggu pelanggan datang ada kompi yang selalu dengan setia menemaniku. Tidak bisa dibayangkan dech kalo ngga ada kompi ini karena saya memang begitu ketergantungan sekali. Selain didalamnya saya bisa mengetik barang-barang apa saja yang ada (lengkap dengan nilai jualnya) tentunya juga saya bisa ngeblog…menulis apa saja yang ada difikiran saya saat itu.

Edisi tokoku hari ini mungkin cukup disini saja dulu ya bro n sis...hitung-hitung perkenalan dengan diriku sebenarnya.

Happy blogging !

gambar disini

42 thoughts on ““Meja Kerjaku”

  1. duduk di bawah lantai juga termasuk unik lho ben. memang ada ya duduk di bawah lantai?
    kalau aku makan hanya duduk di lantai karena gak punya kursi . pun duduk di bawah lantai tak punya.

    saya salut sama tokonya yang gak jual rokok tapi jual pembalut. tutup jika sholat dhuhur.

JANGAN LUPA KOMENTARNYA YACH......!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s