Devisa Dari Sepeda


Hari minggu ini sayangnya cuaca kembali tidak bersahabat ditempatku karena pagi ini kembali turun hujan seperti minggu kemarin. Kembali saya hanya bisa bersepeda di dunia maya. Tak apalah daripada harus memaksakan bersepeda diluar sana, sudah becek dan ada beberapa jalan yang rusak pula semakin menambah penderitaan saja rasanya :mrgreen: Jangan dibayangkan dech dengan jalan ditempatnya mb Ely (dunia Ely) seperti foto-foto didalam postingannya tempo hari 😀

Pernahkah sobat blogger terlintas didalam fikiran bahwa dengan sepeda bisa menjadikan sebuah negara mendapatkan keuntungan atau devisa buat negara yang bersangkutan? Tentunya lebih bermartabat bukan kalau kita mendapatkan devisa dari hal yang membanggakan bukan hal yang membuat malu kita sendiri seperti cara mendapatkan devisa dari jasa pengiriman TKI ke luar negeri.

OK…Negara yang saat ini berhasil mendapatkan devisa dari sepeda adalah Jerman yang memang sudah tergolong sebagai negara maju. Di Negara ini sepeda merupakan alat transportasi yang paling berkembang dan populer. Menurut Verbund Service und Fahrrad (VSF), ada 69 juta sepeda yang beradar diantara 81 juta orang yang ada. Jumlah ini mengalahkan jumlah mobil yang ada, yakni sebesar 42,9 juta di jalanan.

Setiap tahunnya ada sekitar 4 juta sepeda yang terjual disana dimana nilai yang masuk kedalam ekonomi negaranya mencapai EUR5 Milyar atau sekitar RP60,8 trilyun. Suatu nilai yang menggiurkan tentunya dan sekaligus membanggakan. Pangsa pasar dari produksi sepeda di Jerman tentunya datang dari negara-negara Eropa yang memang sudah memiliki tradisi bersepeda yang cukup baik.

Ahh...andai saja pemerintah di negeri ini lebih peduli dengan lingkungannya…alangkah indahnya tentunya. Kita bisa membayangkan di tempat-tempat wisata seperti Taman Mini Indonesia Indah, Kebon Raya Bogor, Dunia Fantasi Ancol ataupun tempat-tempat wisata lainnya disediakan fasilitas penyewaan sepeda (syukur-syukur gratis) tentunya lebih mengasyikkan ya! Sekali lagi…ini cuma khayalan (lagi-lagi khayalan) 😆 disebuah negeri yang begitu mempesona dengan keindahan alamnya ini.

Sumber dan gbr: http://gowes.inilah.com

72 thoughts on “Devisa Dari Sepeda

  1. Di Indonesia, tiap hari jumlah mobil dan motor makin bikin sesak aja di jalanan. Fasilitas penggowes juga gak dipikirkan para pembuat kebijakan. Di Bandung saja, dulu ada lajur khusus sepeda, sekarang malah pudar dan seenaknya dipakai kendaraan lain, seperti motor dan mobil 😦

    • kebijakan spt ini mmg tidak bisa setengah hati…harus ekstrim dan radikal dan tentunya juga harus didukung oleh semua lapisan masyarakat 😀
      smoga impian itu msh tetap ada ya !

  2. betul gan, ane jg suka bersepeda…
    Btw, d Ragunan dan Ancol rasanya udah ada persewaan sepeda. Klau d Ancol malah ada yg gratis asalkan sepedanya bukan yg terbaru & waktu pkeny maks.1 jam (kelebihannya bayar)… Ane tau soalnya pernah pinjem gan… 🙂

    • oh gitu ya….thx ya infonya 😀
      soalnya ane dah lama juga gag kesana…ini kabar yg sangat menggembirakan tentunya!
      wahh…jadi pengen main kesana nich saya 😀
      thx ya masukannya !

  3. dulu ketika saya masih sekolah di kudus tersedia jalur khusus untuk pengendara sepeda. hems terasa nyaman ngobrol santai dengan teman karena bersepedanya berjejeran sampat tiga sepedapun tidak masalah. tetapi jalur ini sudah dihapus. hal ini juga berkaitan dg penduduknya yang lebih suka naik sepeda motor tak kecuali pelajar.

    • bener sekali Tiesa…nnti gimana kalo liburan ke Jerman yuk….xixixixi 😀
      btw…kalo di Bogor atau Jakarta mmg baiknya sepeda itu mainnya banyakan Tiesa…jadi agak aman 😀

  4. kayaknya bersepeda memang mengasyiakn ya gan…
    tapi itu tadi yang di katakan “misstitisari” benar adanya di samping kacau jalanaya juga berlobang lobang….

  5. ada link aku di sini, thanks ya Bens

    memang orang sini itu gila bersepeda, sudah jadi trend hidup Bens
    orang bertamasya saja di bawa tuh sepeda mereka, ditaruh di atas atau di belakang mobil. Bahkan pernah aku lihat ada rombongan satu bis pada keluar satu persatu terus dibelakang bis ada mobil gandengan besar dan panjang yang setelah dibuka isinya puluhan sepeda !! .. jadi mereka bertamasya bareng bareng bawa sepeda mereka juga agar di tempat yang dituju nantinya masih bisa sepedaan 🙂

    • disana prasarananya juga sangat mendukung sich ya…lain halnya spt di negeriku, msh banyak yang harus dibenahi agar orang2 tertarik utk bersepeda.
      btw…msalah rombongan sepeda, kalo aku tuh biasanya kalo pas ada acara funbike suka nyewa mobil trus sepedanya dimasukkan kedalam mobil :D..ini biasanya klo acara funbikenya agak jauhan…spt di Jakarta misalnya.
      memang sebenarnya kalo udah tahu enaknya bersepeda pasti orang2 akan ketagihan ya mb…? 😀

  6. Di Belanda juga sepeda sangat terkenal tuh. Belanda kan juga dikenal sebagai negara sepeda, dan merupakan negara teraman di dunia untuk bersepeda karena infrastruktur (jalan, dsb)-nya sangat mendukung sekali untuk itu. Aku pernah baca bahwa rata-rata setiap penduduk Belanda itu memiliki sepeda lebih dari satu loh 🙂

  7. Huhuhuhu…komen saya udah paling belakang, Bens…maaf lama nggak berkunjung 😦

    Dengan rencana Pemerintah menaikkan harga BBM, saya yakin kalau bersepeda akan menghemat banyak dari devisa kita. Pemakaian BBM yang boros seperti terjadi selama ini, pasti akan bisa dikurangi kalau banyak masyarakat menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi…asal, ada tempat khusus yang nyaman dan aman buat pengendaranya 🙂

    • gpp mb Bintang..sibuk ngurus sekolahnya ya 😀

      sebenarnya kalo sarana dan prasarana lebih diperhatikan ama pemerintah sptnya banyak dech orang2 yg ingin beralih menggunakan sepeda dalam segala aktivitasnya… 😀
      thx ya mb Bintang !

JANGAN LUPA KOMENTARNYA YACH......!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s