AKI ISMET….WHY…?


Setelah melanglangbuana ke penjuru daerah dan berbagai belahan dunia selama 8 bulan terakhir ini akhirnya blog bensdoing di cap juga sebagai spammer oleh Aki Ismet. Menyedihkan dan tentunya sangat menyedihkan sekali karena tentunya komen yang dibuat dengan susah payah harus hilang ditelan bumi di blog yang kita komentari. Lain halnya bila si empu blog dengan kearifan dan kebijakan matahatinya meloloskan komen tersebut sebagai bukan spam 😦

Awalnya memang aku terlalu dermawan dengan komen spam. Setiap komen yang dianggap spam dengan kemurahan hati aku loloskan sebagai komen yang bukan spam. Ternyata Aki-Ismet akhirnya membaca gelagatku ini sebagai tindakan yang melewati wewenangnya. Bak pepatah mengatakan “karena nila setitik rusak susu sebelanga” itulah mungkin yang pas buat aku. Aku meloloskan komen spam yang jelas-jelas mengandung unsur promosi dan iklan didalamnya yang berasal dari luar negeri. Ya…jari jemariku memang terlalu lincah menari-nari diatas keyboard tanpa tak sadar aku mengklik komen spam tersebut menjadi komen bukan spam :mrgreen:

Tidak mau berdiam diri pasrah begitu saja dengan kondisi yang ada lalu aku melaporkan kesini. Didalamnya aku tuliskan surat seperti ini:

Dear Admin,

I have problem with my blog or email, all my comments always detected as spam and I feel uncomfortable with this. do really not spammer and please don’t treat this as spam due to I didn’t do spam activities.

Best Regard

Saat postingan ini aku buat memang sudah ada beberapa blog yang sudah bisa aku komentari terutama sekali blog-blog yang rajin membuka imelnya setiap hari karena dia bisa langsung mengecek terhadap imel yang masuk dan tentunya juga rajin membuka komen spam di dashboardnya hanya sekedar untuk memastikan apakah komen yang terdapat didalam komen spam itu adalah murni spam atau bukan πŸ˜€

Terimakasih buat kawan-kawan blogger yang telah meralat komen spam aku menjadi bukan spam karena kearifan hati anda sedikit banyak membantu rasa semangat aku untuk kembali lagiΒ 

Catatan: Aki dalam bahasa sunda = kakek

gambar disini

85 thoughts on “AKI ISMET….WHY…?

  1. waduh ternyata kebaikan kita belum tentu baik buat si aki ya ben. pantesan komenmu ke marin terjerat si aki dan dikandangkan ke spam. tetapi karena aku termasuk tipe bijaksana aku lolosan komenmu. nah, apakah sikap bijaksanaku juga nanti berimbas padaku juga? bila aku komen juga dianggap spammer oleh si aki? ah seperti makan buah simalakama.

  2. Bens … Karena Ulah Aki Ismet saya juga sampai hari ini masih surat-suratan terus dengan Akismet Support dan WordPress Support he he he πŸ™‚
    Mudah-mudahan segera normal kembali karena cukup repot ya dengan Kondisi seperti ini, teman-teman ngirain kita ga’ pernah mampir / ksasih komen padahal … komen kita tersebar dimana-mana tapi di tumpuk di kotak SPAM mereka he he he

    • sekarang kita senasib nich bung Ariko πŸ˜€
      ya bener kawan…terakhir itu mmg seingat aku ada link spam masuk dr luar negeri…penasaran dibuka tapi terlanjur ngeklik unspammed
      dari situ keesokan harinya komenku masuk spam trus tuh 😦

  3. Wah sukur kemarin sempet nerima e-mail-nya, maklum jarang buka dashboard-nya wordpress hehehehe… Terima kasih udah di-e-mail-in! Mudah-mudahan segera direspon positif sama wordpress ya! πŸ™‚

  4. wah temanya baru ya..??
    iya aku tuh sekarang2 kalo ngoment kadang sering masuk spm..??

    btw bang ben punya postingan catatan waktu antara motoGP sama superbike pada sirkuit yang sama..??? jadi siapa yang lebih cepat diantara keduanya..????

      • disebut penggemar berat sih ga juga, cuma emang suka tuh..??
        lagian penasaran emang seberapa cepat perbedaan antara motoGP sama SBK…
        makanya kalo jadi dorna pengennya bikin eksebisi sebelum musim bergulir, masing-masing 10 pembalap terbaik dari motoGP sama SBK balapan sama-sama…
        kalo di sepak bola mirip partai comunity shield (england), super spanyol (spanyol)..
        jadi biar tahu who is the best..!!

        • woww…kalo yg ane tahu sich memang lebih cepat SBK karena cc-nya lebih tinggi 750 cc dah kalo gag salah πŸ˜€
          dibandingkan dengan motoGP yg paling tinggi 500 cc kyknya bakalan dilibas habis bung Farhan πŸ˜€
          ini ibarat pepatah dunia OR nich…”David melawan Goliath” πŸ˜€
          thx ya…!

  5. bersikap tegas memang diperlukan ya Bens, tidak hanya di dunia maya, di dunia nyata juga, kalau nggak kita akan rugi sendiri, sebenarnya nggak sulit kok bersikap tegas, bilang saja tidak, titik πŸ™‚

    • iya nich Mir…minta jatah kali…hehehe
      msh suka hujan kyknya gag kemana2 nich….ente sendiri mau kemana nich….btw dari lumpur lapindo rumahnya jauh gag sich ?
      nnti kalo ane komen diblog trus dianggap spam tolong di ralat ya…!

  6. Ooh… ternyata salah satu penyebabnya begitu, ya…
    Saya sendiri, bila ada komentar sahabat yg masuk kotak spam, maka biasanya saya loloskan. Kecuali untuk komentar dari luar negeri yg benar-benar spam, hehe….

    • diloloskan gpp koch…hanya mmg harus dilihat lagi blog yg bersangkutan mengandung muatan promosi atau iklan gag..?
      kalo blog yang normal2 aja gag ada pengaruhnya koch kalo kita loloskan menjadi unspamme

    • begini Idah…waktu itu aku meloloskan komen spam dari luarnegeri yg mmg jelas2 mengandung muatan promosi iklan dsbnya menjadi unspam
      kalo komen yg biasa2 aja sich gpp kita loloskan (yg sudah ketahuan gag ada promosi iklan ya…) spt blog aku ini πŸ˜€
      ini gag ada pengaruhnya apa2…kita juga bisa baca lah kalo komen spam yang murni itu kyk apa πŸ˜€
      intinya memang kalo blog yg komen itu mengandung promosi iklan harus kita sikat habis aja…masukin tong sampah…
      btw…kalo nnti komen bensdoing msh msuk spam…tolong diloloskan ya Idah…ini penting lho…satu kali saja Idah meloloskan komen aku maka sselanjutnya aku akan mulus berkomentar di blog Idah….plis ya….
      #ngarepdilolosin

  7. Komentar spam yang ketangkeep kakek Aki di tempatku jumlahnya melebihi keomntar yang bukan spam. Namun aku tegas dalam komentar yang jelas2 spam dan belum masuk perangkapnya (cuma masih menunggu konfirmasi dari sang admin) langsung saja aku “hapus selamanya”. Karena bagiku gaka da untuknya, malah ada yang komeng gak nyambung dan ketangkep Kakek Aki sengaja aku biarkan dalam perangkapnya. Setelah beberapa minggu baru aku lepaskan.

    Tapi komentanya sampean di tempatku tidak pernah aku masukkan dalam perangkap kakek Aki koq mas πŸ˜†

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  8. Sebelum berita ini diterbitkan, komentar Abang belum pernah tertangkap Mbah Aki.
    Mungkin karena memang belom pernah komentar ya beberapa hari terakhir ini. πŸ˜†
    Salam persahabatan selalu Bang Ben. 😎

  9. oh…pantes aja di email saya suka ada pemberitahuan bensdoing like your post, tapi kok gak pernah ada komen masuk

    trus saya cek deh ke kotak spam, ternyata 2 komennya bang ben sedang duduk manis di sana πŸ˜€

  10. saya cenderung lebih selektif terhadap komen spam. 😳 jadi kalo ada spam yang bener2 spam langsung saya hapus.
    sekarang modus mereka lebih kreatif, spammer2 luar negeri itu (biasanya pemilik situs berbahasa rusia) copas komen dari situs/blog indonesia. πŸ˜† tapi walau gitu tetep aja nggak nyambung ama postingan.

  11. tadi komen mu juga masuk SPAM sob tapi dah aku lolosin.Saran saya sebelum meloloskan komentar yg masuk spam sebaiknya periksa link tsb apakah kontennya sesuai faidah wordpress…saya juga heran akhir-akhir ini banyak Spam yg masuk ke blog saya mana link gak jelas semua lagi

  12. Klw saya mah milih komen apa adanya aja, sdh gk prnah koment pkek tautan link, denger2 kabar sih itu salah 1 alasan utk mensuspend blog yg kolom komentarnya kebnyakan ada tautan link. Kalau komen artikel yg cuman beberapa sih gk msalah,,

JANGAN LUPA KOMENTARNYA YACH......!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s