HAI RAISA…..!!!


Sebuah sekuel iklan tentang salah satu provider yang mengambil sosok Raisa sebagai ikonnya belakangan ini sedang sering-seringnya mengisi slot iklan di tv kita. Sosok gadis si Raisa ini terlihat dikejar-kejar oleh para pemuda yang merupakan juga adalah para penggilanya atau sebut saja para fansnya. Kemanapun si Raisa pergi selalu diikuti oleh penggilannya :-D 

Realita dari seorang penggemar begitulah. Dia akan selalu mengidolakan apa yang diidolakannya. Banyak sisi-sisi dari yang diidolakannya itu harus ada pada dirinya. Dari mulai gaya rambut, cara berpakaian, penampilan, intinya apa yang ada pada tokoh idolanya sebisa mungkin dia harus bisa menyamainya:mrgreen:

Masih berkaitan dengan istilah para penggila atau fans, saya jadi teringat dengan momen “indah” disaat menjelang berakhirnya kompetisi sepakbola. Namun yang menjadi sorotan saya kali ini adalah kompetisi Lega Calcio (Liga Italia), kebetulan memang kompetisi ini yang pernah saya tonton di televisi dan terutama sekali adalah “momen indah” tersebut:mrgreen:

Pada saat-saat menjelang berakhirnya kompetisi (pertandingan terakhir) sepertinya para pemain (terutama pemain inti) kayaknya harus mempunyai kaos rangkap atau yang lebih ekstrim lagi baju dalam rangkap dech (sorry….termasuk mungkin underwear tentunya ya !). Ini sebagai antisipasi karena biasanya setelah pluit wasit dibunyikan setelah tanda pertandingan telah selesai tanpa dikomandoi para penonton (termasuk fans disitu tentunya) akan langsung menyerbu kedalam stadion. Mereka akan merangsek terus ke arah para pemain. Ada yang minta kaos dari salah satu pemainlah, ada yang minta celananya lah, atau mungkin juga ada yang minta sepatunya. Kalau sudah begini lucu juga jadinya, para pemain bak diplonco oleh para fansnya. Mungkin sobat bloggers pernah melihat ada beberapa pemain yang hanya tinggal mengenakan cd doank tanpa kaos dan celana yang menutupinya. Emang sich kalo orang bule keren-keren asesoris dalemannya jadi mereka pede aja dengan ulah para fansnya (walaupun mereka ketar-ketir juga sich…..), soalnya banyak juga pemain kalau sudah menginjak detik-detik akhir pertandingan sudah ngga konsen dan ingin lekas-lekas kabur ambil langkah kaki seribu menuju pintu atau lorong stadion agar terhindar dari ulah gila para fansnya😆

Bila anda seorang pemain bagaimana ya rasanya menghadapi situasi seperti penulis ceritakan diatas. Apakah anda rela dengan ikhlas memberikan kepada suporter anda (dengan konsekuensi anda setengah bugil lho…)? atau anda langsung kabur meninggalkan lapangan hijau menuju ruang ganti pemain ?🙄

Ok…happy blogging all !

Gambar dari sini

65 thoughts on “HAI RAISA…..!!!

  1. Kalau saya yang jadi pemain bolanya, apalagi kalau tim saya baru menang, APALAGI kalau saya yang jadi top scorer, dengan sangat senang hati pasti saya kasihin deh pakaian saya… asal jangan yang bagian bawah aja, wkwk:mrgreen:

    • setahu aku kyknya dipenghujung kompetisi disana soal menang-kalah bagi suporter gag begitu penting dech😀
      yg penting buat fans – mereka dapat mengambil sesuatu yg menjadi kenangan dari idolanya😀

  2. hahahaha… kayanya nggak deh.
    Tapi yah selama ini aku ngeliat di Amrik dan di Aussie, banyak orang saat summer dengan pe-de aja sun-bathing dengan boxer aja (yang lebih pendek dari yang biasa di jual di Indo), jadi aku rasa para pemain bola itu mungkin udah biasa aja berbugil ria.😀

  3. “Banyak sisi-sisi dari yang diidolakannya itu harus ada pada dirinya. Dari mulai gaya rambut, cara berpakaian, penampilan, intinya apa yang ada pada tokoh idolanya sebisa mungkin dia harus bisa menyamainya”

    Kalau penggemar Raisa yang cowok, gak mungkin juga kali ya niru gaya rambut, penampilan, sama jalannya Raisa hehe😀

    Untung, fans saya cuma nyamuk dan rumput yang bergoyang, kang Ben🙂

  4. nggak pernah nntn Liga Italia, udah lama banget
    lagian aku suka aneh deh sama yang minta kaos basahhh begitu, hiiyyy sengefansngefansnya ogah aku sih, pengennya yg makenya aja diangkut pulang boleh? :p #dikeplak

JANGAN LUPA KOMENTARNYA YACH......!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s