Petugas Lapangan – Sepakbola


Membicarakan tentang dunia olahraga khususnya sepakbola memang rasanya tidak akan ada habisnya. Baik itu pemain lewat aksi-aksinya dilapangan, gol-gol yang tercipta, keputusan2 wasit maupun ulah para suporter yang meramaikan suasana pertandingan itu sendiri.

Namun untuk kali ini saya akan mencoba melihat ‘sisi lain’ dari dunia sepakbola itu sendiri, yaitu para petugas lapangan. Adapun para petugas lapangan yang saya maksudkan disini adalah mereka-mereka yang “setia” menatap setiap tindakan atau ulah para penonton pada saat pertandingan berlangsung. “loyalitas” tatapan para petugas dilapangan hijau ini saya khususkan di negara-negara yang sepakbolanya sudah “go public” alias sudah maju karena sering saya perhatikan dan amati mereka tidak bergeming sedikitpun dengan apa yang terjadi dilapangan hijau. Mungkin ekstrimnya saya bisa berkata mereka seolah-olah seperti “dihipnotis” untuk selalu mengarahkan pandangan matanya kearah para penonton bukan ke lapangan sepakbola.

Buat di negara kita sendiri mungkin para petugas lapangan ini harus belajar banyak tentang arti kesetiaan terhadap penonton bukan malah memalingkan pandangannnya ke arah pertandingan berlangsung. Memang sich kita (baca: para petugas lapangan) baru mulai belajar kearah sana. Mereka mulai setia mengarahkan pandangan matanya kearah penonton tidak tergoda untuk sebentar memalingkan matanya kearah pertandingan.

Buat saya pribadi mungkin agak sulit kalau saya diposisikan sebagai petugas lapangan yang harus “setia” menatap para penonton sementara para penonton itu sendiri berteriak-teriak mendukung tim kesayangannya bertanding. Terlebih lagi bila pertandingannya itu sendiri melibatkan tim kesayangan kita…bisa-bisa stress dah (apalagi kalo pendapatannya ngga sesuai). Dalam hati mungkin udah mangkel bangets tuh, apalagi pada saat terciptanya gol….ALAMAAAK ! Dalam hatinya mungkin bergumam, “gol dari siapa gerangan yach…?”

Pada akhirnya memang saya sangat salut buat petugas lapangan dilapangan hijau ini karena mereka benar-benar fokus dan fokus kepada penonton didalam stadion itu sendiri. Nah…buat sahabat blogger bagaimana halnya dengan anda bila diposisikan sama seperti para petugas lapangan ini, apakah anda sanggup? bila sanggup, bagaimana perasaan anda saat itu apabila mengetahui bahwa pertandingan saat itu melibatkan tim kesayangan anda bermain dan juga terdapat pemain favorit anda ???

catatan: yang penulis maksudkan petugas lapangan sepakbola disini bukanlah wasit, pembantu wasit, ataupun anak gawang (yang suka memungut bola), tapi petugas yang dengan setianya menatap ke arah bangku penonton…tahu khan!

Pict from here

Iklan

42 thoughts on “Petugas Lapangan – Sepakbola

  1. maksudnya itu semacam security gitu ya? Yang akan menyergap penonton kalau ada yang “gila” dan tiba-tiba berlari masuk ke lapangan gitu? hehehe 🙂

    Di tenis juga ada tuh, terutama di turnamen-turnamen besar. Semenjak 1990an menjadi semakin ketat penjagaannya karena pernah ada kasus penusukan dong. Jadi di Jerman, di sebuah turnamen gitu Monica Seles sedang bermain melawan Magdalena Maleeva. Ada seorang fans-nya Steffi Graf (rivalnya Seles) yang tiba-tiba berlari ke dalam lapangan dan menusuk bahunya Seles dengan pisau! 😯 Alhasil Seles harus dioperasi dan beristirahat dari tenis selama beberapa tahun. Serem banget! (fans ini ternyata terkena gangguan jiwa gitu deh).

    Jadi ya gitu deh, petugas keamanan ini memang perannya penting untuk menjaga keamanan dan kelancaran pertandinan gitu, dan di satu sisi, juga sportivitas pertandingan. Apalagi kalau sepakbola kadang penontonnya kan suka terbawa emosi gitu ya. Apalagi kalau ada yang bakar-bakaran gitu, ugh, serem. Makanya petugas keamanan ini harus memiliki kesadaran diri bahwa perannya itu penting banget. Apalagi mereka kan DIBAYAR gitu ya untuk itu; jadi ya harus melaksanakan tugasnya dgn profesional dong, bukan malah ikutan nonton, hehe 😛

    Dan ini komentar kenapa jadi panjang amat ya? 😆

    • bung Zilko mmg pengamat tennis sejati yak….ya bener, Monica Seles mmg pernah ditusuk oleh salah seorang penonton pada saat itu. Yang aku baca informasi beritanya pada waktu itu cukup membuat trauma juga para petenis lainnya !
      btw..ttg petugas keamanan mmg sangat diperlukan sekali selain utk mengamankan jalannya pertandingan itu sendiri dan tentunya juga mencegah hal2 yg membahayakan para pemain di lapangan.
      mungkin disini ada tes khusus yang menjadi prasyarat utama seseorang itu bisa menjadi petugas lapangan karena pada prinsipnya ini ngga mudah lho !
      trims masukannya sob….sukses utk anda !

  2. kemarin liat bertia di mesirkan ane prihatin petugas lapangan malah tdk bergeming terkesan membiarkan…jadi intinya keberadaan mereka adalah sngt diperlukan

  3. Memang godaannya sangat besar ya Bens, apalagi yg berlaga tim favorit. Kalo profesional, pasti bertanggung jawab penuh dg pekerjaannya, mengawasi penonton biar berjalan tertib.

  4. gambarnya agak menyesatkan, soalnya ada lingkaran yang melingkari hehehehe… Aku setuju, aku pas masih tinggal di Malang sempat beberapa kali ngeliat pertandingan tim lokal di TV, yang menarik bukan jalannya pertandingan tapi penonton yang meluber sampai ke tepi lapangan, herannya apa semua penontonton itu memiliki karcis, kalau tidak kenapa mereka bisa tetap masuk. Ugghh… terbayang betapa deg-deg-annya tim lawan saat bermain. 🙂

  5. Bens, aku beberapa kali nonton acara di TV tentang orang orang yg nyelonong masuk lapangan pas pertandingan bola masih berlangsung, kadang lucu juga jadi ada acara kejar kejaran sama petugas keamanan di sana dan terekam kamera

  6. Bener tuh, kalau di Indonesia petugas lapangan sama2 nonton pertandingannya, palingan klo udah ada lempar2an atau penonton membludak masuk lapangan baru pada nengok. :mrgreen:

JANGAN LUPA KOMENTARNYA YACH......!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s