Wasit Terbaik Dunia – versi IFFHS


Pierluigi Collina

Dalam fungsinya sebagai penengah dilapangan hijau, seorang wasit sangat dituntut kejelian dan juga ketegasannya dalam memimpin sebuah pertandingan sepakbola. Waktu normal 90 menit atau bila ada extra time 30 menit bukanlah perkara yang mudah bagi seorang wasit, apalagi bila dia (baca: sang wasit) memimpin “partai panas” (derby sekota) ataupun dalam partai pemuncak (final). Beban psikisnya tentunya berbeda amat jauh dengan pertandingan di level biasa. Jadi disini dituntut bukan hanya mempunyai ilmu tekhnis tentang perwasitan itu sendiri namun jauh lebih dari itu adalah mental dalam memimpin suatu pertandingan. Bila berbicara mental disini tentunya kita akan mengacu pada ‘jam terbang’ sang wasit itu sendiri.

Untuk ukuran nasional saya belum mau membahas dech, lain kali aja yach. Rasanya saya nggak tega kalau melihat perwasitan di negara kita (Indonesia) yang sepertinya masih menjadi bulan-bulanannya para pemain dan terkadang juga para ofisialnya dilapangan.

Disini saya akan menshare wasit terbaik dunia dalam seperempat abad (1987-2011) versi IFFHS (International Federation of Football History & Statistics) cekidot bro and sista…

  1. Dr. Pierluigi Collina (Italia)
  2. Dr. Markus Merk (Jerman)
  3. Kim Milton Nielsen (Denmark)
  4. Peter Mikkelsen (Denmark)
  5. Oscar Julian Ruiz (Colombia)
  6. Sandor Puhl (Hongaria)
  7. Jorge Luis Larrionda (Uruguay)
  8. Urs Meier (Swiss)
  9. Anders Frisk (Swedia)
  10. Frank De Bleeckere (Belgia)

Markus Merk

Dari daftar list yang dikeluarkan oleh IFFHS ini buat saya pribadi cukup obyektif dan tentunya analisanya ngga jauh berbeda dengan apa yang sudah pernah saya tulis tentang Pierluigi Collina dalam beberapa postingan yang lalu.

Sumber: http://www.iffhs.de/

77 thoughts on “Wasit Terbaik Dunia – versi IFFHS

  1. Dan semoga… suatu hari nanti posisi dan profesionalitas wasit di Indonesia bisa menyamai, atau bahkan melampaui, wasit-wasit di luar negeri #Amiiiiinnn

  2. wew! beliau doktor?
    ya ampuun..
    wasit terbaik yang fotonya paling atas itu kan dulu paling mbak ‘sebeli’, ben.. waktu nonton pertandingan (hmm lupa! siapa lawan siapaaa gitu), mbak cuman komen “idiih,, wasitnya galak bener! udah gitu mukanya serem lagi! (mksdnya: mimik wajahnya..).. ~eh, tyt jadi wasit terbaik ya? ^^b

  3. jujur aja sih, kita ga usah nutup mata nutup telinga..??
    wasit di liga kita sangat payah ya kan…??
    kayaknya peraturan atau regulasi di negara eropa sama di kita beda ya….???
    apa kita terlalu berkiblat pada liga-liga mereka..??
    giliran wasit salah (sering salah) sama komentator pun tidak di bahas2/tidak di reply videonya, tapi giliran pemaen/penonton salah terus dijelek-jelikin/disudutkan ya kan…??
    huuffss…!

    (maaf mas ben saya esmosi sama wasit di indonesia)

  4. setuju dgn pendapat diatas, “rasanya saya nggak tega kalau melihat perwasitan di negara kita (Indonesia) yang sepertinya masih menjadi bulan-bulanannya para pemain dan terkadang juga para ofisialnya dilapangan”, ini akibat tdk disiplinnya pemain (berkisar 30 – 40 % yg disiplin), bahkan yg memalukan lagi bila pemain LN yg ngotot, amit2 jabang bayi rek …

JANGAN LUPA KOMENTARNYA YACH......!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s