Derby Melayu


Dalam dunia sepakbola kita mengenal yang namanya “el clasico” di Spanyol, dimana mempertemukan dua musuh bebuyutan yaitu Real Madrid vs Barcelona, terus di Milan ada “derby Milano” (AC Milan vs Inter Milan) atau juga “derby London” (Arsenal vs Chelsea). Derby yang tentunya sarat dengan gengsi dan ambisi dari masing-masing kesebelasan untuk saling mengalahkan satu dengan yang lainnya. Tentunya didalam atmosfer pertandingannya itu sendiri berlangsung dengan tensi tinggi dan tak jarang beberapa kartu (kuning/merah) sering menghiasai dalam pertandingan ini.

Di Asia khususnya Asia Tenggara juga ada derby yang tidak kalah dengan derby-derby diatas, yaitu “derby Melayu” (ini istilah saya lho, cuma belum dipatenkan ). Tapi tentunya jangan dilihat dari kualitas tekhniknya melainkan dari “kualitas” tensi dan atmosfernya yang ngga jauh beda dengan yang disebutkan diatas. Derby Melayu yang akan terjadi malam nanti di stadion GBK adalah pertemuan antara timnas Indonesia melawan juara bertahan Sea Games Malaysia. Memang pertemuannya sendiri hanyalah untuk menentukan siapa yang akan menjadi juara grup A. Namun pertandingan ini adalah gengsi dan tentunya sebuah kemenangan akan menaikkan moral untuk partai selanjutnya, yaitu semifinal dan final.

Kalau berbicara dengan negeri Jiran Malaysia ini tentunya kita sering “mengelus dada” karena negara kita kerap berkonflik dengan mereka. Ingat pada era kepemimpinan Soekarno sekitar tahun 1960-an, kita sempat konflik dan Soekarno meneriakkan, “Ganyang Malaysia”, kita yang pada waktu itu memiliki armada tempur terbesar di Asia (memiliki jet2 tempur hasil hibah dari negara komunis Uni Soviet) dengan percaya dirinya (baca: Soekarno) ingin ‘mengekspansi’ Malaysia. Oh ya….Malaysia sempat ketar-ketir juga lho pada waktu itu. Kemudian di era modern kita juga sering konflik masalah perbatasan (konflik Sipadan-Ligitan), yang membuat kita “akhirnya mengalah”, kemudian masalah pengklaiman budaya kita yang dianggapnya adalah budaya asli mereka. Semuanya ini merupakan bumbu-bumbu yang akan memanaskan derby melayu itu sendiri nanti malam.

Buat para suporter yang akan hadir nanti malam cobalah menjadi “penonton yang berkelas” dan santun. Mengingat pertandingan ini juga tentunya akan dilihat banyak pasang mata diluar negara kita. Tunjukanlah bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang berbudaya dan “berperadaban” tentunya. Kalah/menang dalam dunia olahraga adalah suatu hal yang biasa, marilah kita sikapi dengan bijak dan elegan. Terakhir sebagai penutup postingan pendek saya ini, marilah kita berdoa agar pertandingan nanti malam berjalan dengan cantik dan elok dan juga berharap timnas kita mendapatkan hasil yang positif. Bravo timnas U-23…..Bravo Indonesiaku…!

Sumber gbr disini

32 thoughts on “Derby Melayu

  1. Nanti malem ya?
    Ah, himnauan saya buat penonton sama dengan Bens, jadilah penonton yang santun, berkelas dan berjiwa besar…
    Ayo, ayo, Indonesia bisa, kita habiskan saja timnas Malaysia!
    *ketularan semangat setelah baca posting ini*😀

  2. selamat berjuang timnas U-23,pertandingan ini bukan hanya sekedar ajang sea games, tapi pertaruhan gengsi.. heheh

    Oya, itu di atas, derby Milan bukannya antara AC milan Vs Intermilan? Kalau AS Roma derbynya sama Lazio (derby capitale)

    • wahh…benar mas sya keliru..:oops:
      derby AS Roma seharusnya lwn Lazio dan AC Milan ama Inter Milan…:-D
      mas Mabruri pengamat sepakbola Italia juga ya….:-D
      trims koreksinya…..!

  3. hahahaha, dan kabarnya semua supporter pun bakal diperiksa secara eksklusif sebelu masuk ke stadion.. bakal jadi duel seru nanti malam yaa sob.. ayoo derby melayu, kalahkan pamor2 derby yang lain.. :))

  4. Hahaha.. Boleh juga nih Derby Melayu:mrgreen:

    Sayang td Timnas U-23 kalah, cuma memang mainnya gak allout + belum memasang strategi sesungguhnya. Banyak pemain andalan gak dijadiin starterm macam Okto, Patrich, Egi, dll..

    Semoga di Semi Final Garuda Muda bisa mengepakkan sayapnya di atas negara2 Asia Tenggara..😀

  5. konflik indonesia -malaisya, hmmm, sebabnya ya karena indonesia tu kurang tegas, makanya disepelekan. harus nunggu kekayaan kita di”ganggu” dulu baru diurusi tu hak paten… ckckck

      • ini cuma kripik, eh, kritik Ben, bukan marah2. lagian saya gak ngefans amat sama Mario Teguh

        Ben, nulis tt badminton dunk. tips, atletnya, info peralatan atau apa gitu.
        #olahraga kesukaan saya tuh😆

        • untuk kakak nanti sya buatkan dech postingan ttg bulutangkis….:-D
          mau yg mana nich, mata sipit, mata belo, atau mata sayu….:-D
          btw kakak fans-nya siapa di bulutangkis? Lindan, Lee chong-wei, atau Taufik Hidayat….
          yang pasti sich, kakak pasti ‘ngefans berat’ ama kak fachrie ya….:lol:

JANGAN LUPA KOMENTARNYA YACH......!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s