“Iron Mike” – Tyson


Sebagai penggemar olahraga tinju terutama sekali tinju kelas berat, saya ataupun anda pasti akan mengagumi kedahsyatan petinju ini diatas ring. Bagaimana tidak! Dari rekor bertarungnya diatas ring sebagian besar lawannya dihabisi dengan KO alias Knock-out. Lebih detilnya dari data pertarungan Tyson diatas ring adalah 58 kali bertanding, dia memenangkan 50 kali dengan 44 kali menang KO, 6 kali menderita kekalahan dan 2 pertarungan tanpa keputusan.
Kemenangan KO yang didapat dari Mike Tyson atas lawan-lawannya sangat fenomenal karena lawan-lawannya hanya bertahan beberapa ronde saja dari gempuran pukulan Tyson. Intinya banyak sekali pertarungannya yang dijalani dengan sangat singkat. Terkadang memang buat para penonton (seperti saya) agak kurang puas, karena begitu cepatnya pertarungan selesai.
Bernama lengkap Michael Gerard Tyson lahir pada 30 Juni 1966 di kawasan bronx, Newyork City, Amerika Serikat. Seorang petinju profesional dan mantan juara dunia kelas berat. Kariernya sebenarnya cukup menjanjikan tapi karena perangainya yang tidak stabil mengakibatkan karir bertinjunya agak terhambat dan berujung kepada kegagalan.
Mike Tyson adalah seorang petinju yang brutal diatas ring hingga tak heran banyak lawan-lawannya agak ngeri bila berhadapan dengannya. Kebrutalannya mungkin banyak dipengaruh oleh faktor masa kecilnya dimana pada waktu itu Tyson sering keluar masuk penjara anak-anak dan dikeluarkan dari sekolahnya. Beruntung pada waktu itu ada Cus D’Amato seorang pelatih tinju terkenal yang melihat adanya potensi dan bakat pada diri Mike Tyson.
Karir tinju profesionalnya dimulai pada tahun 1985 dimana waktu itu lawan-lawannya tidak berdaya dalam hitungan satu ronde. Pada 22 November 1986 berhasil merebut gelar juara dunia kelas berat WBC dari lawannya, Trevor Berbick. Kemenangannya ini menjadikan Tyson sebagai petinju termuda yang merebut gelar juara dunia (usia 20 tahun). Tahun 1987 dia berhasil merebut gelar WBA dari tangan James ‘Bonecrusher’ Smith dan di tahun itu juga merebut gelar IBF dari Tony Tucker sehingga menjadikannya sebagai juara dunia kelas berat sejati.
Ketenaran yang begitu cepat diraih akhirnya membuat Tyson lalai dalam mempersiapakan pertarungan mempertahankan gelar melawan petinju yang tidak terkenal James ‘Buster’ Douglas pada 11 Februari 1990, Tyson dipaksa menyerah KO pada ronde ke-10 yang berimbas pada hilangnya gelar juara dunia yang disandangnya.
Pada 9 November, 1996 ia menghadapi he tantangan yang lebih berat dari Evander Holyfield, dalam pertarungan yang lebih dari 11 ronde. Holyfield menang dengan TKO dan menjadi juara dunia tiga kali.

Tyson tidak bertarung lagi hingga Juni 1997 ketika terjadi pertandingan ulang yang sangat dinanti-nantikan melawan Holyfield pada 28 Juni untuk memperebutkan gelar WBA. Tyson didiskualifikasi dalam ronde ketiga, ketika ia menjadi marah karena terkena serudukan oleh Holyfield dan bertarung tanpa karet pelindung gusinya, ia menggigit sepotong dari telinga Holyfield. Ketika wasit Mills Lane memperingatkan dia, Tyson menyerang telinga lainnya Holyfield. Pada 9 Juli Tyson diskors selama setahun dari bertinju dan didenda $3 juta.
Pada Agustus 2003, setelah tahun-tahun perjuangan keuangan, Tyson akhirnya bangkrut. Rekening banknya telah dikatakan berjumlah hanya sekitar 5.000 dolar. Di tengah seluruh masalah ekonominya, ia dinobatkan Majalah Ring di nomor 16 di antara seluruh pemukul terbaik sepanjang masa dalam sejarah tinju pada 2003.

Pada 31 Juli 2004 Tyson menghadapi orang Inggris Danny Williams yang tak dipandang di pertandingan ‘come-back’ lainnya yang diadakan di Louisville, Kentucky. Tyson mendominasi pembukaan 2 ronde. Ronde ke-3 lebih seri, dengan Williams yang mendapat beberapa pukulan bersih dan juga sedikit yang tak sah, untuk yang mana ia dipidanakan. Di ronde ke-4 Tyson secara mengejutkan dikalahkan. Ia sedang mencoba bertanding dengan 1 kaki karena ikat tulang kakinya robek. Williams melayangkan lebih dari 20 pukulan tak terbalas walau Tyson sepertinya tak luka oleh pukulan-pukulan itu. Sepertinya ia hanya terhuyung-huyung dan saat ia dipukul sampai jatuh, ia tak mencoba kembali bangun. Inilah kekalahan karier ke-5 Tyson. Tyson menyobek ikat tulang di lututnya selama ronde pertama. Ia menjalani pembedahan 4 hari setelah pertandingan. Managernya Shelly Finkel menyatakan bahwa Tyson tak bisa melemparkan tangan kanan yang berarti setelah luka pada lutut.

Kariernya benar-benar habis setelah pada 11 Juni 2005 menyerah TKO ronde 7 atas Kevin McBride. Tyson memutuskan mengundurkan diri pada ronde 7, setelah mengalami frustrasi karena kesulitan menguasai Mc Bride yang dianggap lawan ringan. Sebelumnya, pada puncak frustrasinya, Tyson menanduk secara sengaja lawannya, dan berakibat nilainya dipotong 2 angka oleh wasit Joe Cortez. Setelah pertandingan ini, Tyson mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia tinju.

sumber: id.wikipedia.org

JANGAN LUPA KOMENTARNYA YACH......!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s