Lagu-lagu Perjuangan Yang Haru Biru


Meski dibilang lahir pada masa tahapan Repelita namun entah mengapa saya termasuk orang yang sangat menyukai lagu-lagu perjuangan tempo doeloe. Buat saya mendengarkannya tidak melulu pada saat menjelang detik-detik hari kemerdekaan RI walaupun memang “greget”nya lagu-lagu perjuangan itu ada pada saat momen-momen bersejarah itu terjadi.
Diantara lagu-lagu perjuangan tersebut kita sebut saja, antara lain: Indonesia Raya, Hari Merdeka, Gugur Bunga, Syukur, Bangun Pemuda-pemudi, dan masih banyak lagi yang lainnya. Pengenalan saya akan lagu-lagu diatas sebenarnya tidak terlepas dari peran alm.ayah saya yang waktu itu adalah seorang pengajar dan ketua Gudep (Gugus Depan) pramuka di sekolah dasar dimana ayah saya mengabdi pada waktu itu.
Lagu-lagu perjuangan menurut saya mempunyai peranan yang sangat penting dalam menggelorakan semangat kemerdekaan bangsanya. Syair lagu-lagunya begitu melekat kuat diingatan kita karena memang tercipta dari situasi dan kondisi yang menyertainya.
Dibawah ini akan diberikan ulasan singkat sejarah dari lagu-lagu perjuangan tersebut :

Indonesia Raya

Lagu kebangsaan Negara Republik Indonesia, pertama kali didengungkan pada penutupan Kongres Pemuda II 28 Oktober 1928 melalui biola sang pencipta lagu,yaitu WR Soepratman. Pada tahun 1924 Supratman menulis lagu Indonesia Raya atas anjuran dari H. Agus Salim yang ditulis di harian Fajar Asia agar komponis Indonesia membuat lagu kebangsaan.

Hari Merdeka

Lagu ini diciptakan oleh Husein Mutahar (alm) pada tahun 1944. H Mutahar sendiri dilahirkan pada 5 Agustus 1916 di Semarang, Jawa-Tengah. Sekilas cerita tentang terciptanya Lagu Hari Merdeka yang sering diperdengarkan pada saat Aubade HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, menurut pengakuan beliau sendiri, diciptakan di dalam toilet Hotel Garuda Yogyakarta. Ketika itu ia sekamar dengan Hugeng yang kemudian menjadi Kepala Polri, dimana pada saat itu sedang bersama-sama mengawal Bung Karno. Hugeng kebingungan mencarikan kertas dan pulpen karena Mutahar tergopoh-gopoh hendak menuangkan gagasannya ke atas kertas.

Syukur

Pada tahun 1944 kembali sebuah lagu tercipta oleh H Mutahar dimana lagu ini merupakan sebuah ungkapan puji syukur kepada Alloh untuk menyambut Kemerdekaan RI yang ketika itu diduganya sudah hampir tercapai.
Bapak Husein Mutahar kemudian meninggal dunia pada tanggal 9 Juni 2004 pada usia 87 tahun. Walaupun beliau berhak dimakamkan di Makam Taman Pahlawan Kalibata karena memiliki Tanda Kehormatan Negara Bintang Mahaputera atas jasanya menyelamatkan Bendera Pusaka Merah Putih dan juga memiliki Bintang Gerilya atas jasanya ikut berperang gerilya pada tahun 1948 – 1949 tetapi Beliau tidak mau dan kemudian dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

Gugur Bunga

Lagu ini kalau didengarkan secara mendalam bisa membuat seseorang meneteskan airmatanya, bagaimana tidak? Syair dan melodi dari lagu yang diciptakan oleh Ismail Marzuki, sangat indah dan menyentuh hati. Coba aja dech….sekali-sekali download lagunya di 4 share…..(jangan lagu pop/dangdut melulu yang didengerin)!
Pencipta lagu Ismail Marzuki dilahirkan di Kwitang, Senen pada 11 Mei 1914 dan meninggal di Kampung Bali, Tanah-Abang pada 25 Mei 1958 (usia 44 tahun)
Sorry nich broer and sis….untuk lagu gugur bunga ini ane belum menemukan data yang lebih jauh lagi, atau ada yang mo nambahin…silahkan jangan malu-malu…!

2 thoughts on “Lagu-lagu Perjuangan Yang Haru Biru

  1. salam kenal mas, sebelumnya terimakasih sudah berkunjung ke blog sederhana saya… luar biasa blog ini konsen sekali bahas seputar olahraga ya,hehe… semangat terus mas untuk mengangkat prestasi olahraga negara kita.. btw kabar persiapan sea games gmn ya?

JANGAN LUPA KOMENTARNYA YACH......!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s