Tahlilan Berbau Rokok


Judul tulisan diatas kayaknya agak lucu juga kedengarannya. tapi buat orang yang fanatik buta dengan faham tahlilan mareka tidak akan merasa terkejut apalagi sampe  shock….. Sebelumnya saya mohon maaf Agan-Agan, bukan maksudnya mau memojokkan atau mendiskreditkan orang yang “suka” dengan acara tahlilan. Sengaja disini saya memakai kutipan pada kata suka karena sebenarnya ada ataupun juga mungkin banyak orang yang menghadiri tahlilan karena unsur keterpaksaan. Alasannya mungkin bisa bermacam-macam, ada yang bilang ga enak ama tetangga lha, temen deket lha, atau ada juga alasan yang lebih “agamis” pendapatnya, “Ahh…itu khan hanya bid’ah kecil!”. Kalau saya sich percaya Agan-Agan tentunya orang-orang yang “ikhlas” saat menghadiri acara tahlilan……hehehe

Sebenarnya keluarga saya juga adalah penganut faham tahlilan. Namun seiring waktu yang terus berjalan dan kadang dijejali oleh informasi dari dunia luar, pemahaman saya akan tahlilan sepertinya menjadi luntur dan tergerus oleh logika berfikir saya.

Pengalaman saya dalam menghadiri acara tahlilan memang selalu tidak berkesan. Gimana mo berkesan…..kalo acaranya “monoton” seperti itu. Saya sendiri terus terang saja lebih sering terdiam atau sesekali membaca ayat qur’an yang lain (sebagai “tandingan” ceritanye…..)

Dari semua pengalaman acara tahlilan yang saya dapati (ga tahu klo ditempat Agan-Agan yang lainnya), selain air minum biasanya  sudah tersedia sejumlah batang rokok di tiap-tiap gelas yang dijadikan sebagai tempat menaruhnya. Sebelum acara dimulai tuh terkadang sudah ada beberapa jamaah candu yang mengambil beberapa batang rokok (maklum aja yang ini mungkin pecandu rokok berat kayaknye ). Ngga kebayang setelah acara selesai, para jamaan langsung “on fire” dengan rokoknya masing-masing ditangannya dan gilanya lagi hampir sebagian besar jamaah pada “on fire”, tinggalah saya sendiri tersiksa, “didzalimi” oleh mereka. Jadilah ruangan cuacanya seperti di sauna alias tempat mandi uap.

Ngeri juga ngebayangin kalo Alloh marah….lha nama-Nya aja belum lama dibacakan dan didengungkan, sudah disembur dengan asap rokok para jamaah….astagfirullahaladzim! Gimane kalo ada muallaf yang ga ngerokok hadir didalamnya? Mereka dalam hatinya tentu berfikir, ohh….Islam begini yach, “pengajiannya” penuh dengan asap rokok. Bisa-bisa mereka pada murtad lagi dech….

Sebagai seorang muslim yang merasa masih sangat dangkal sekali ilmu agamanya mengajak untuk merenungkan kembali makna Islam sebagai rahmatan lilalamin. Wallohualambisshawab

Iklan

16 thoughts on “Tahlilan Berbau Rokok

  1. Beginilah jaman kemajuan sebuah kepahaman agama bisa luntur dengan muadhnya,Maaf soalnya saya sebagian dari orang yang suka dengan tahlilan hanya saja kalau di tempat saya begitu tahlilan dah mau di mulai nggak ada yang masih on fire atau ngerokok.

    • trims…sebenarnya sy bukan mempermasalahkan tahlilannya, hanya terkadang sy berfikir mengapa rokok hrs selalu ada di setiap jamuan tahlil. klo di tempat bang Rizdan lain, itu lain masalah dan bersyukur tentunya. soal kepahaman agama yg luntur…..insyaAlloh, Alloh maha tahu akan hati setiap hamba-Nya. salam silahturahmi dri saya….!

  2. bro bensdoing, ane juga termasuk yg gak demen ama acara tahlilan.
    menurut ane itu adalah bidah. semalam baru denger dr ustadz ane yg jelasin ttg hal itu. tahlilan itu hanya perpanjangan budaya hindu yg diadopsi “umat islam” jawa khususnya sehingga seolah-olah itu ibadah. padahal itu sebenarnya hanya budaya yang gak ada tuntunannya dalam Islam.
    Wallohualambisshawab

    • hai……p Abu ya……sebenarnya ini postingan lama saya…..namun saya fikir masih relevan dengan keadaan umat sekarang….oh ya….kapan berangkat ke tanah sucinya….selamat ya…..semoga mendapatkan haji yang mabrur dan kembali dengan sejuta cerita buat keluarga dirumah…..salam buat keluarga dirumah……wssmm…..

      • kabar baik nih. renc berangkat 25 okt. mohon doa bro bensdoing dr parung. ttg artikel ini amat sangat relevan sampai kapanpun bro. ini bagian dr kita buat mencari kebenaran bukan pembenaran.
        wassalam…

  3. sebagian besar kita tau itu bid’ah, bid’ah itu sesat mau besar/kecil/hasanah, sesat tempatnya kita bertanya agar jangan masuk neraka. buat sdr2 kita ihwanul muslimin jangan marah lho, aku juga banyak bertanya/belajar sana sini untuk tetap mencari kebenaran bukan pembenaran.

    • trims p Yanto…..kita memang diberi akal oleh Alloh SWT untuk mencari kebenaran2 itu, bukan untuk mencari pembenaran….
      sering2 ya…..mampir di blog ane….oh ya tgl 16 Okt nanti ada funbike di silang monas, ikutan nggak…..?!
      ok dech…..sukses slalu y…..!

  4. Memang kata saudara saya (yang bukan perokok) rata2 yang ikut tahlilan itu merokok. Dan saudara saya ini tersiksa sampai jadi malas ikut tahlilan. Coba kalau rokoknya diganti kue atau buah. Lebih mengenyangkan dan insya Allah bergizi.

    • itulah realitanya kaum muslim di negeri ini….padahal dari tembakau kita bisa membuat sesuatu yang bermanfaat ketimbang dibuat rokok tentunya….! trims ya kunjungannya….!

JANGAN LUPA KOMENTARNYA YACH......!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s