Sejak tingkat awal perkuliahan, aku memang tidak pernah lepas dari kacamata. Kemana-mana aku selalu memakainya terlebih lagi bila hendak membaca sebuah buku ataupun media yang lainnya. Bahkan terkadang kalau kelupaan, tertidurpun aku masih memakainya! Hal seperti ini sering membuat bj-ku menjadi marah karena seringkali kacamata itu hampir tertindih badanku sendiri. Bisa terbayang mungkin kalau sampai kacamata itu patah akibat tertindih oleh badanku. Ini berarti aku sudah merobek-robek uang senilai Rp300.000-400.000…..terlalu bodoh rasanya untuk sebuah kebiasaan yang sebenarnya bisa aku hindari.
Seperti yang aku ceritakan dalam postingan disini, sekarang alhamdulillah aku sudah bisa ditemani oleh kacamataku dalam mengisi hari-hari dalam kehidupan ini. Aku sekarang menyadari betapa sangat berharga sekali indera penglihat ini. Terkadang aku membayangkan orang-orang yang diberi ujian didunia berupa mata yang tidak sempurna. Tentunya mereka tidak bisa melihat indahnya dunia ini. Mereka tidak bisa melihat ombak yang bergulung-gulung dilautan…tidak bisa melihat keindahan burung yang terbang melayang diudara…dan pastinya tidak bisa melihat senyum manis gadis pujaaannya.
Ya Rabb….terimakasih buat semua yang Engkau berikan !
alhamdulillah nikmat dariNya masih bisa di rasakan
ya…benar sekali sob
thx ya !
terus semangat sob …
ok..One…
thx ya !
gan ada yang bilang kalau mata kita katainlah udah gak normal dan mengharuskan pake kacamata, kalau kacamata itu di pake terus menerus dalam beraktifitas kecuali tidur, katanya bisa menbuat mata normal kembali.
betul begitu gan ??
kyknya gag spt itu dech…soalnya aku aja gag pernah lepas tapi tetap aja gag berubah minusnya….malahan nambah tuh sekarang…
oh… gitu gan ya..
makasi infonya gan..
Jangan putus asa selalu bersyukur sob,,,
ya..benar sekali !
thx ya
Haha, iya banget tuh. Kadang kalau udah saking terbiasanya pakai kacamata, ketika kita nggak pakai pun kadang rasanya masih pakai kacamata sehingga kadang refleks kita membuat gerakan membenarkan posisi kacamata (padahal kacamatanya lagi nggak dipakai), huahaha
*pengalaman pribadi* .
hahahaha
kyknya sama persis ama pengalaman sya dech..
Indra berharga yang harus kita jaga dan kita syukuri.
bener sekali mb Hijihawu…harus kita syukuri ya
alhamdulillah juga saya masih bisa melihat indahnya dunia walau pake kaca mata tebal heheee
woww…kacamata anda lebih “berat” ya minusnya?
smoga gag terlalu mengganggu aktivitas ya
aku dulu ngobrolngobrol sama dokter mata mas Ben, jaman masih rajin cekcek mata setiap 3bulan sekali
selama belum merasakan dua hal itu, anteng ajaaa tanpa kacamata huehehehehe
jadi kata pak dokternya kacamata itu lensanya pertambahannya ada 0,25 makanya kalaupun mata kita berkurang minusnya 0,1 tetap aja ngga akan berubah lensa kacamatanya. begitu juga kalau minusnya bertambah 0,1 yang ada kita harus mengganti lensa kacamata sebanyak 0,25. garagara tahu hal itu, aku jadi ngga pernah periksa dan ganti kacamata secara rutin lagi. ya serem aja gituh misal matanya sebenernya cuma minus 0.3 tapi karena ngga ada lensa tersebut jadilah kita pakainya yang 0,5
sekarang pun aku cuma pakai kacamata di saatsaat yang dibutuhkan, yaitu ketika kepala mulai pusing dipakai untuk membaca, dan saat tulisan mulai tampak kabur dipandang
ohh jadi sebenarnya kamu juga dah pake kacamata ya Tiesa…


mungkin kamu msh murni minusnya sedangkan kalo aku udah silinder jadi kalo dilepas suka pusing
kemarin2 mmg aku gag nyaman sekali karena mmg pandangan agak berbeda sekali…ternyata eh ternyata bener juga minusnya nambah lagi
sekarang aku mmg harus pandai2 nich membatasi mainnya di kompi…tapi susah juga ya kalo dah hobby..
aku tidak sempurna tapi tidak mau pake kacamata lagi
hohohoho
mmgnya dulu sempat pake kacamata ya May..?
lebih berhati-hati agar tak merobek uang ratusan ribu, jangan lupa lepas dulu kaca matanya sebelum tidur
benar sekali mas…
mmg kalau sudah “lengket” begitu kadang suka lupa
saya kok ya masih males pakai kacamata kemana2, mas. soalnya, ngeganjal gitu. hehe
mski mata saya udah minus, tapi masih lumayan jelas kok kalau ngeliat jauhnya. hehe
mmg sich minus saya juga masih bisa melihat, hanya kalo lama2 dilepas suka pusing sob..
Saya dulu anggap remeh minus pada mata saya dan lepas kacamata karena risih. Eh, sekarang malah nambahin minusnya. Jadilah berkacamata lagi #SekadarInfo
iyalah…jangan suka menyepelekan sesuatu yang kecil
#sekedartambahan
Seharusnya saya berkacamata sejak SMA, tapi saya lepas… Sekarang sudah sekitar enam tahun, atau tujuh tahun, ya… saya nggak pakai lagi (malas), kenyataannya adalah minus saya bertambah parah tapi saya tetap merasa nyaman… (jangan didengar)
waduhh…kuat juga ya tanpa kacamata padahal mata sudah minus..
huwaaa… aku gak mau deh pake kaca mata
matanya msh normal ya Niee…
manfaatkan sebaik-baiknya ya !
Selalu melihat ke bawah (dalam urusan dunia) menjadikan kita lebih mensyukuri hidup.
Salam kenal sesama pengguna kaca mata
yupz…benar sekali itu !
salam kenal juga ya…
waktu sekolahdulu, saya suka melihat orsng berkaca mata, kesannya pintar gitu lo….
salamkenal…
orang berkacamata sama spt yg lainnya koch…
salam kenal juga ya !
thx kunjungannya
sejak SMP saya (harusnya) pakai kacamata, tp malas. yasudah pakai softlens aja..
pake softlens aku belum pernah…soalnya takut
saya dulu beranggapan bahwa orang berkacamata itu nampak pinter dan keren
hahaha….
alhamdulillah, mata saya masih sehat tanpa perlu kacamata
meski ibu saya pengin banget anaknya pke kacamata #eh
mitos yg mmg sulit terbantahkan…
iya Puch…bersyukur msh diberi kedua bolamata yang normal