Kegemaran saya semenjak dulu bila ada waktu senggang adalah mengasah otak dengan mengisi TTS (Teka-Teki Silang) tapi bukan TTS yang berbentuk buku tipis dengan cover depannya wanita-wanita aduhai lho….. yang biasanya dijual diemper-emper toko pusat perbelanjaan ataupun dijual didalam kereta api melainkan TTS yang ada di Tabloid Bola atau juga di Kompas Minggu. Kalau di Tabloid Bola hampir sering saya mengisi penuh tapi kalau yang di Kompas Minggu karena bobot pertanyaan lebih berat agak sulit untuk menjawab semua pertanyaannya.
Salah satu pertanyaan yang sering muncul dalam TTS tersebut adalah ……….Comaneci, bintang senam olimpiade. Saya yang sudah familiar dengan pertanyaan “5 kotak” itu tentunya akan dengan mudah menjawabnya, Nadia! Tapi buat saya kalau hanya sekedar tahu nama saja tanpa tahu dia sebenarnya siapa, rasa-rasanya memang kurang afdol, benar nggak sobat…!
Nadia Comaneci adalah pesenam legendaris dari Rumania yang lahir pada 12 November 1961 dari seorang ayah yang bernama Gheorghe dan Ștefania-Alexandrina ibunya. Kalau menurut ceritanya, nama Nadia diambil sewaktu Ibunya mengandung dia menonton film Russia dimana ada pahlawan yang bernama Nadya. Singkatnya Ibunya memutuskan ingin memberi nama Nadia juga pada anaknya nanti.
Memulai berlatih senam pada usia 6 tahun dan mencapai puncak prestasinya pada usia 14 tahun dimana Nadia berhasil meraih 3 medali emas di Olimpiade Montreal, Kanada pada tahun 1976. Selain mendapatkan 3 medali emas tersebut Nadia mencatatkan diri sebagai orang pertama yang meraih skor sempurna 10 dalam sejarah senam Olimpiade modern. Pencapaian ini tidak berhenti begitu saja karena pada perhelatan Olimpiade 4 tahun kemudian, yaitu Olimpiade Moskwa (1980) Nadia juga berhasil menyabet 2 medali emas.
Sebelumnya juga pada Kejuaraan Dunia Senam (1978 dan 1979) Nadia meraih 2 medali emas dan pada Kejuaraan Senam Eropa (1975, 1977 dan 1979) dia meraih total medali emas sebanyak 9 buah.
Atas pencapaian prestasinya Nadia Comaneci mendapatkan Olympic Order yaitu penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Komite Olimpiade Internasional pada tahun 1984 dan 2004. Sekedar catatan, hanya Nadia Comaneci yang menerima penghargaan ini sebanyak 2 kali dan terakhir namanya masuk dalam International Gymnastic Hall of Fame.
Sumber : http://en.wikipedia.org
masnya tau ngga si Nadya ini latihannya berapa jam sehari?
kali gitu.. bisa ngikutin dy jadi juara olimpiade.
heheh..
aduh…sygnya ane gag tahu nich gan……PR buat saya dech…..hehehe….
latihannya 16 jam, belajar teori 4 jam perhari
tengkyuh gan… !
orang indonesia ada gak yang masuk daftar International Gymnastic Hall of Fame.??
boro2 ada……dapat emasnya aja udeh susah banget gan…….hehehe
thx ya dah mampir……
Hebat ya, kira-kira sekarang ini ada gak ya yang sehebat Nadia?
(maklumlah tak mengikuti berita olah raga hihihihihihi….)
kyknya belum ada tuh mb……atau choco mau daftar……hehehe…
oh jadi tau saya sekarang
thx ya…..udah mampir di blog ane…..
salam persahabatan…..!
ada pr nich