Anda salah satu penggemar berat moto gp, pasti anda ataupun saya akan terkagum melihat aksi kepiawaian para pembalap menunggangi motornya di sirkuit. Apalagi pada saat momen-momen “one to one” didalam lap-lap terakhir lomba, menegangkan…..dan dramatis.
Momen yang menegangkan seperti itu saya rasakan juga akhirnya….(tapi bukan di sirkuit melainkan di jalan raya kampung tempat saya berada). Pada waktu itu jalanan tidak begitu ramai (maklumlah di kampung….) dan cuaca saat itu sedang gerimis kami “berhadapan” one to one. Dilihat dari cc motor kayaknya saya menang dan unggul, ini karena melihat tampilan dari motor lawan yang kurang ok! Ternyata saya salah pengamatan, sepanjang “perlombaan” berlangsung saya hanya bisa menguntit alias menempel saja dari belakang dan tanpa pernah bisa mendahuluinya! Dan yang lebih saya salut dari riders kampung ini disetiap tikungan manuvernya selalu menutup jalan saya dan saya tidak punya NYALI untuk meng-gas lebih dalam lagi. Itulah perbedaannya!
Saya lupa kalau nyali riders kampung sudah dibentuk dari minggu ke minggu lewat acara jalanan mereka, yaitu ngetrek setiap malam minggu tengah malam. Riders kampung ini biasanya membawa “bendera” bengkelnya masing-masing sehingga yang juaranya nanti akan mampu mengangkat nama bengkelnya. Memang buat seorang pembalap, nyali adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar…..dan saya tidak memiliki itu!
Pengalaman memang sangat penting ya
Para riders kampung itu kalo aye pikir sih pembalap profesional, maksudnya pro di “sirkuit” jalanan itu, dengan motor yang ia miliki…Coba Rossi disuruh balap disana, pakai motor yang sama, mungkin aja kalah ama para riders kampung itu
Salam kenal Mas, blog-nya keren, banyak ulasan soal atlet yang legendaris!
thx ya gan…..udeh mampir di blog sederhana ane ! postingan ini memang brdasarkan pengalaman ane yang tinggal di kampung…..hehehe….Salam kenal juga….!